Skip to content
2 Mei 2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
CyberNKRI

CyberNKRI

  • Home
  • EKBIS & INKRAF
  • POLITIK
  • SOSBUD
  • POJOK NKRI
  • TRENDING
  • NETIZEN & KOMUNITAS
  • IPTEK
  • DAERAH
Watch Online
  • Home
  • POLITIK
  • IWO : Di Medan Bobby itu Walikota, Jangan Memposisikan Diri Sebagai Keluarga Presiden
  • POLITIK

IWO : Di Medan Bobby itu Walikota, Jangan Memposisikan Diri Sebagai Keluarga Presiden

Avatar Jati Eko Waluyo 17 April 2021


Paparan.net | Medan – Protes terhadap arogansi Satpol PP, oknum polisi dan Paspampres di kantor Walikota Medan yang mengusir wartawan, terus berbuntut panjang.

Apalagi, protes terhadap hal tersebut turut dilampiaskan wartawan dengan melakukan dua kali unjukrasa ke Balai Kota. 

Berbagai komentar juga terus mengalir dari berbagai pihak, khususnya dari organisasi pers, termasuk dari Ikatan Wartawan Online (IWO). 

Ketua Pengurus Wilayah IWO Sumut  Yudhistira dalam keterangan resminya mengatakan bahwa ia tidak merasa heran dengan kejadian seperti ini karena memang sudah memprediksi sejak awal _plus minus_ jika Bobby Afif Nasution naik tahta menjadi Walikota. 

“IWO hadir disini bukan untuk memperkeruh suasana, tapi bagaimana bisa mendapatkan solusi. Secara aturan, karena memang sulit dipisahkan antara Bobby sebagai Walikota Medan dan dia sebagai keluarga atau menantu presiden. Dan dampaknya tentu bakal berimbas dengan aktivitas dia di lapangan,” ucap Yudhistira didampingi Sekretaris M Andi Yusri, Sabtu (17/4/2021) di Medan.

Dengan demikian, posisi Bobby semakin rancu karena dua posisi yang disandangnya memiliki sisi dan aturan yang berbeda dan sangat bertentangan. 

Sebagai walikota dia wajib melayani dan bebas berinteraksi dengan siapa pun.

Namun Bobby sebagai menantu presiden secara aturan protokol memang mendapat pendampingan dari Paspampres. 

“Secara hirarki, Bobby tidak bisa membantah dan menghalang-halangi aturan Paspampres. Nah, sekarang dibutuhkan kebijakan dia untuk melonggarkan aturan itu. Karena keberadaan dia di Medan sebagai Walikota, bukan sebagai keluarga besar presiden. Ini harus ada pengecualian. Toh dia berasal dari kota ini, Bobby harusnya lebih paham dengan karakter masyarakat di sini yang cukup _supple_ bergaul dan Paspampres tidak perlu terlalu _lebay_ menilai, hingga ujung-ujungnya melanggar kebebasan pers seperti yang terjadi beberapa hari lalu,” ungkap Yudhis. 

Yudhis juga mengecam keras alasan Danpaspampres terkait pelarangan dan pengusiran wartawan di Balai Kota dengan alasan tidak punya izin peliputan. 

“Harus diketahui, _doorstop_ adalah salah satu hal yang biasa dilakukan wartawan di mana pun dan terhadap siapa pun calon narasumbernya. Presiden juga tau akan hal itu. Jadi rasanya penilaian yang sangat berlebihan dan mengada-ada kalau mau wawancara seperti itu saja harus memiliki izin. Danpaspampres kan juga tau kalau ada undang-undang yang melindungi profesi wartawan. Jangan campuri ranah (kerja) wartawan dan wartawan tidak akan mencampuri ranah (kerja) Paspampres. Ini juga harusnya menjadi urusan Bobby, toh mereka juga bertindak atas arahan Bobby sebagai bagian keluarga presiden,” tandasnya. 

Dalam masalah ini, Yudhistira juga sangat menyesalkan mulai terpecahnya kelompok wartawan dalam memprotes aksi pengusiran yang terjadi di Pemko Medan, setelah dipicu adanyanya sekelompok pimpinan organisasi pers yang menerima undangan buka puasa bersama Bobby. 

Dikatakan Yudhis, semestinya yang senior memberi contoh yang baik dengan wartawan muda, sehingga istilah mencari kesempatan dalam konflik tidak muncul. Begitu juga dengan yang muda, semestinya bisa berfikir positif sehingga tidak muncul kecurigaan. 

“Tapi etikanya memang sangat tidak pantas ada organisasi atau asosiasi yang muncul di depan objek yang menjadi sorotan di saat kekisruhan terjadi. Apalagi ini muncul di depan Bobby di saat ada rekan-rekan wartawan yang dilanggar haknya,” tegasnya. 

“Dan kami dari IWO, juga meminta Bobby jangan berusaha mengkotak-kotakkan masalah ini dengan mengundang beberapa asosiasi hingga akhirnya justru semakin memperkeruh suasana. Masalah ini mudah selesai jika Bobby legawa duduk bersama khususnya dengan kawan-kawan yang tahu betul dengan masalah ini untuk meminta maaf secara terbuka dan bersikaplah biasa selayaknya walikota yang selama ini mudah berinteraksi dengan wartawan. Saya rasa wartawan di Medan tak berlebihan kok permintaannya,” pungkasnya. (*)

About The Author

Avatar

Jati Eko Waluyo

See author's posts

Post navigation

Previous Gempa M 5,6 Guncang Kabupaten Talaud, Ini Penjelasan BMKG
Next Ramadan, MPP Pekanbaru Tetap Berikan Pelayanan Publik

Related Stories

Presiden Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru di Istana Negara, Mohammad Jumhur Hidayat hingga Dudung Resmi Menjabat
  • POLITIK

Presiden Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru di Istana Negara, Mohammad Jumhur Hidayat hingga Dudung Resmi Menjabat

27 April 2026
SUMU Tulungagung Gelar Rakerda dan Halal Bihalal, Satukan Langkah Menuju Pengusaha Berkemajuan
  • POLITIK

SUMU Tulungagung Gelar Rakerda dan Halal Bihalal, Satukan Langkah Menuju Pengusaha Berkemajuan

18 April 2026
Tingkatkan Kepedulian Sosial, Pengurus Makam Graha Kartika Pratama Gelar Sosialisasi Pemuliaan Jenazah
  • POLITIK

Tingkatkan Kepedulian Sosial, Pengurus Makam Graha Kartika Pratama Gelar Sosialisasi Pemuliaan Jenazah

18 April 2026
Recent Posts
  • Adam Ibrahim: Menyeimbangkan Dakwah dan Kemandirian Ekonomi Umat
  • Muntiara Adil Rambe: Sinergi Akademisi UIN dan Dedikasi di Garis Depan KAHMI
  • Menanti Keadilan Gizi dari Bali: Kapan Pejabat BGN Meresmikan MBG Pesantren di Pulau Dewata?
  • Kolaborasi Spiritual dan Digital: Strategi Ustadz Adam Ibrahim Membangun Masa Depan Bersama ZEFA Center
  • Transformasi Finansial Bersama PT. Zefa Mulia Sejahtera: Peluang Menjadi Leader dengan Potensi Miliaran Rupiah
Recent Comments
Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
Archives
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Juni 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Mei 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Agustus 2021
  • Juli 2021
  • Juni 2021
  • Mei 2021
  • April 2021
  • Maret 2021
  • Februari 2021
  • Januari 2021
  • Desember 2020
  • September 2020
Categories
  • Berita Dalam Foto
  • DAERAH
  • EKBIS & INKRAF
  • INTERNASIONAL
  • IPTEK
  • JAS MERAH
  • NETIZEN & KOMUNITAS
  • POJOK NKRI
  • POLITIK
  • PROFIL & TOKOH
  • PSN WATCH
  • SOSBUD
  • TRENDING

Recent Posts

  • Adam Ibrahim: Menyeimbangkan Dakwah dan Kemandirian Ekonomi Umat
  • Muntiara Adil Rambe: Sinergi Akademisi UIN dan Dedikasi di Garis Depan KAHMI
  • Menanti Keadilan Gizi dari Bali: Kapan Pejabat BGN Meresmikan MBG Pesantren di Pulau Dewata?
  • Kolaborasi Spiritual dan Digital: Strategi Ustadz Adam Ibrahim Membangun Masa Depan Bersama ZEFA Center
  • Transformasi Finansial Bersama PT. Zefa Mulia Sejahtera: Peluang Menjadi Leader dengan Potensi Miliaran Rupiah

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Archives

  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Juni 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Mei 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Agustus 2021
  • Juli 2021
  • Juni 2021
  • Mei 2021
  • April 2021
  • Maret 2021
  • Februari 2021
  • Januari 2021
  • Desember 2020
  • September 2020

Categories

  • Berita Dalam Foto
  • DAERAH
  • EKBIS & INKRAF
  • INTERNASIONAL
  • IPTEK
  • JAS MERAH
  • NETIZEN & KOMUNITAS
  • POJOK NKRI
  • POLITIK
  • PROFIL & TOKOH
  • PSN WATCH
  • SOSBUD
  • TRENDING
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
Copyright © All rights reserved. Cyber Media Network 2026 | DarkNews by AF themes.