CyberNKRI.Com – Di tengah gempuran media sosial modern, dunia amatir radio justru menemukan semangat barunya melalui sosok YC1EBM. Operator wanita yang kini dikenal sebagai Ikon Srikandi Amatir Radio asal Bogor ini, secara aktif mulai mengampanyekan gerakan “Kembali ke Frekuensi” bagi para remaja dan generasi muda di wilayah Bogor dan sekitarnya.
YC1EBM, yang baru-baru ini menorehkan prestasi gemilang di ajang internasional Young Ladies World Wide Award (YL-WWA) 2026, memandang bahwa radio amatir bukan sekadar hobi orang tua, melainkan sarana komunitas yang sangat relevan bagi anak muda untuk membangun jejaring nasional hingga internasional.
Bukan Sekadar Komunikasi, Tapi Edukasi
Menurut YC1EBM, bergabung dengan Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) memberikan manfaat yang tidak didapatkan di platform digital biasa.
“Di radio amatir, kita belajar teknis elektronika, etika berkomunikasi, hingga melatih kesiapsiagaan dalam keadaan darurat (emergency). Untuk adik-adik remaja, ini adalah tempat terbaik untuk melatih mental dan menambah teman dari seluruh dunia tanpa batas kuota internet,” ujar YC1EBM dalam sebuah pertemuan komunitas di Bogor.
Radio Amatir sebagai Wadah Kreativitas Gen Z
Sebagai ikon Srikandi, YC1EBM ingin mematahkan stigma bahwa radio amatir adalah hobi yang kaku. Ia menekankan beberapa poin menarik bagi para remaja:
-
Networking Global: Bisa berbicara langsung dengan orang dari luar negeri (DXing).
-
Teknologi Digital: Eksplorasi mode digital seperti FT8, satelit, hingga komunikasi via satelit amatir.
-
Skill Kepemimpinan: Melalui kegiatan organisasi dan field day (berkemah sambil ber-radio).
Ajakan Bergabung di Bogor
Kabupaten Bogor yang memiliki kontur alam menantang justru menjadi “laboratorium” yang asyik bagi para remaja untuk belajar propagasi radio. YC1EBM mengajak para pelajar dan mahasiswa untuk tidak ragu mendaftarkan diri dan mengikuti ujian amatir radio (UNAR).
“Saya ingin melihat lebih banyak ‘Srikandi Muda’ dan ‘Arjuna Muda’ dari Bogor yang muncul di frekuensi. Kita tunjukkan bahwa pemuda Bogor bisa mengudara dan berprestasi di kancah dunia melalui kode-kode morse dan pancaran gelombang radio,” tambahnya dengan penuh semangat.
Pesan ini diharapkan dapat memicu minat para remaja Bogor untuk bergabung dalam keluarga besar ORARI Lokal Kabupaten Bogor, menjadikan hobi radio sebagai ajang kreativitas positif yang membanggakan daerah.
73, Sampai Jumpa di Udara!
