
Perbaikan kerusakan jalan di Kota Pekanbaru menjadi fokus utama dalam APBD 2023.
PEKANBARU (perepat.com)-Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi menegaskan jika DPRD bersama Pj Wali Kota Pekanbaru sepakat ingin menyehatkan APBD Kota Pekanbaru agar terhindar dari utang tunda bayar yang besar. Tahun 2023 ini, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru mencapai Rp2,699 triliun.
Diakui Sabarudi, ada beberapa hal yang perlu dirapikan terlebih dahulu sebelum anggaran Kota Pekanbaru untuk tahun 2023 dapat direalisasikan.
“APBD 2023 sudah kita sahkan, jadi tinggal dirapikan saja seperti pembuatan DPA dan seterusnya. Kalau sudah siap dan sudah sesuai dengan keputusan rapat DPRD dan Pemko, mestinya sudah bisa dijalankan,” ujar Sabarudi.
Sabarudi meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Pekanbaru bisa segera menjalankan program-program di tahun 2023. Apalagi, ada sejumlah permasalahan di Pekanbaru yang harus segera diselesaikan, seperti masalah kerusakan jalan.
“Memang perlahan-lahan mulai dilakukan perbaikan. Menurut saya, sebenarnya bukan lambat. Proses peralihan dari Walikota Firdaus ke Pj Wali Kota Muflihun itu di bulan Mei 2021. Itu kita masih menggunakan APBD lama. APBD yang lama itu situasinya ada persoalan tunda bayar dan segala macam,” ungkap politisi PKS ini.
Pihaknya, lanjut Sabarudi, menginginkan agar APBD sebesar Rp 2,699 triliun untuk tahun 2023 dapat segera diimplementasikan untuk menyelesaikan berbagai masalah di Pekanbaru. Salah satu masalah yang ada di masyarakat adalah masalah jalan yang rusak dan berlubang.
“Jumlah jalan berlubang di Kota Pekanbaru ini besar. Artinya, jalan rusak dan berlubang ini perlu diperbaiki secara bertahap dengan kondisi APBD Kota Pekanbaru yang ada sekarang ini,” tegas Sabarudi.(yan)